Jumat, 23 Oktober 2009

Sedang suka lagu "Tiada Kata Berpisah" dari miliknya - Rio Febrian


cinta kini kau pergi
sebelum dia mencintai aku
begitu cepatnya dia berlalu
meninggalkan semua
hanya untuknya

reff: tiada kata berpisah
bila harus berakhir segalanya
untuk kita dan untuk masa bahagia bersamamu

katakan padanya
selamanya dialah kekasihku
yakinkan untukmu
dia milikku sampai kapan jua
hanya untuknya

repeat reff

cinta kini kau pergi
sebelum dia mencintai aku
hanya untuknya

repeat reff

Kamis, 22 Oktober 2009

INDONESIA 12 PAS RADIO SUARA WAJAR 96,8 Fm Bandar Lampung (Periode 11 Oktober - 18 Oktober 2009)

This Week

Last Week

Weeks Chart

Artist

Title

#1st

3

6

D’MASSIVE

PERIH

#2nd

1

9

REPUBLIK

Tiada Guna Lagi

#3rd

8

2

ANANG

Separuh Jiwaku Pergi

4

2

6

ADRIAN MARTADINATA

Kuingin Kau Tahu

5

9

2

PROJECT POP

GAGAL KAWIN (You Got Pop)

6

10

6

SHERINA

GEREGETAN (Gemini)

7

7

3

SAYKOJI

Copy my style again

8

6

6

HELLO

PEJUANG CINTA (Alb. )

9

New Entry

1

ZIGAZ

Sahabat Jadi Cinta

10

New Entry

1

NIDJI

SANG MANTAN (Let’s Play)

11

11

2

CROSSING CORNER Ft. STEVEN & MICKEY

LILIN KECIL (Guitar Duet Vol. 1)

12

New Entry

1

E.A.R Project Ft. Saint Loco

MARABAHAYA

Jumat, 09 Oktober 2009

Bina Iman bagi mahasiswa Katolik di STIE Gentiaras Bandar Lampung


Keprihatinan dari Bapa Uskup, bahwa iman belum dipahami secara utuh oleh umat Katolik, maka perlu belajar agama kembali atau rekatekumenat. Rekatekumenat terutama tentang pokok iman katolik yang perlu didalami, dihayati dan dihidupi oleh Gereja. Bertolak dari keprihatinan inilah, Stie Gentiaras Bandar Lampung tengah menggalakkan bina iman bagi para mahasiswanya. Bina iman ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus katolik satu-satunya di Lampung ini.


Bina iman ini diikuti seluruh mahasiswa katolik dari seluruh jurusan baik reguler maupun non reguler di kampus ini. Seperti diketahui kampus ini mempunya tiga program studi yakni S1 Akuntansi, S1 Mejejemen dan D3 Perpajakan. Satu minggu satu kali pertemuan dengan kelas dan pengajar yang telah terjadwal. Drs M. Yarkoni dan Drs. R. Sapto Wibowo sebagai pengajarnya.


Kamis (8/10) saya berkesempatan berbincang singkat dengan salah satu pengajar Bina iman yakni yakni Drs M.Yarkoni, di lantai dua di salah satu ruangan kelas STIE Gentiaras, beralamat di Jl. Purnawirawan (Gang Ratu) No. 14 Gedongmeneng. Pak Koni begitu mahasiswanya menganggilanya, terlihat tenang ketika ditanya apa yang melatarbelakangi diadakan bina iman ini. ”Adanya keprihatinan dari Bapak Uskup, bahwa iman belum dipahami secara utuh oleh umat Katolik, maka perlu belajar agama kembali atau disebut rekatekumenat. Rekatekumenat terutama tentang pokok iman Katolik yang perlu didalami, dihayati dan dihidupi oleh gereja” ungkap Koni.


"Pokok-pokok ajaran Katolik, sekarang terfokus pada ajaran pastoral. Akan banyak yang akan dibekali untuk para mahasiswa kita, selah satuanya akan menjadi pemimpin ibadat. Ini adalah salah satu bentuk gerakan khusus yakni rekatekumenat di Perguruan Tinggi. Mahasiswa bukan hanya dibekali ajaran iman tetapi juga dibekali landasan pastoran seperti menjadi pemimpin ibadat, lektor pemazmur dan pengajaran bina iman di lapangan, yakni di stasi atau paroki” tandas Koni.


’Tugas kita umat manusia menyucikan lewat ibadat. Mahasiswa justru harus dapat memimpin ibadat. Mengajarkan iman Katolik kepada sesama dan menjadi saksi kepada sesama, ini adalah tanggung jawab kita sebagai umat beriman yang terbabtis, itu mengemban tri tugas Yesus, yakni sebagai Iman menguduskan, sebagai nabi mengajarkan, menjadi raja untuk memimpin” Koni menambahkan.


Bina iman ini sangat membantu umat dalam hal ini mahasiswa, terbantu mengerti lebih dalam apa itu iman katolik dan gereja katolik, memahami apa yang diimani.
Nantinya pada saat mahasiswa gentiaras telah lulus dari sini, kata Koni, apakah layak atau tidak diutus menjadi guru agama, itu wewenang Gereja. Dengan sendirinya tanpa harus ada dalam bentuk setifikat, tidak, ini secara sendirinya, tutup koni.***

Senin, 05 Oktober 2009

Takut atau takjubkah?

Melampaui desir angin di pagi buta,
melangkah dengan sedikit garang.
Berjingkrak kegirangan memeluk bantal putih beralas tanah
untuk waktu yang sekarang dan sekitar.
Ketika sadar, semua menyatu dengan alas bantal,
menggumpal dengan tanah tepat kaki berpijak.
Ancaman getar hebat menyatukan pasangan abadi di tanah tandus ini.

Takut atau takjubkah?

Selasa, 29 September 2009

Malam

Bersayap biru utuh, melayang mengikuti lintasan burung hantu penguasa malam. Bertengger di pucuk pohon kemboja, berjubah kejam. Menukik tajam hingga akhirnya bertemu di persimpangan dan menginjak bom dendam. Brummm... Terinspirasi tragedi nazi dari bangsa berdarah sarang majnun.

Menapaki air keruh di atap gelombang bias di samudra dongeng negri satan. Lengang melampaui nuansa bisu abadi serta melompat lincah dengan parasut kemiskinan di punggungnya. Nestapa tiada henti dan tanpa ampun menggoda, mencolek dengan pedang sesekali bertabur racun jingga.

Liang-liang penuh air kotor menggoda untuk tengelam di dalamnya. Sepintas terusik untaian nada dawai serbuk sari di bawah kaki lalat hijau. Bau anyir darah dalam ember yang baru tumpah ditendang kaki peti jenazah. Buzzz....

Oh malam...
Sampai kapan gelap,
Oh malam...
Sampai kapan menyuguhkan nuansa getir.

INDONESIA 12 PAS RADIO SUARA WAJAR 96,8 Fm Bandar Lampung (Periode 27 September - 04 Oktober 2009)

This Week

Last Week

Weeks Chart

Artist

Title

#1st

1

4

ADRIAN MARTADINATA

Kuingin Kau Tahu

#2nd

4

7

REPUBLIK

Tiada Guna Lagi

#3rd

8

6

MIKA TAMBAYONG

Cinta Pertama

4

5

6

UNGU

Dia Maha Besar

5

12

4

SUBY-INA

Ketika Cinta Bertasbih (TBA)

6

4

6

VIDI ALDIANO

Keagungan Tuhan

7

11

4

HELLO

PEJUANG CINTA (Alb. )

8

6

4

D’MASSIVE

Mohon Ampun Aku

9

10

4

SHERINA

GEREGETAN (Gemini)

10

7

8

FIRMAN Idol

Kehilangan

11

2

5

NINDY Feat. DIDE HIJAU DAUN

Akhirnya (Alb. 12 Lagu Islami Terbaik Vol IV (Single religi 2009)

12

New Entry

1

SAYKOJI

Copy my style again

Selasa, 22 September 2009

Meredam

Tak silau karena agungnya hari melimpah dan banyak ditunggu manusia perusak bumi. Termangu-mangu, kadang terantuk batu besar dengan belaian rutinitas. Hanya tanggung jawab dan sungkan tertinggal. Berapa banyak yang dikorbankan, family tak luput jadi korban ketidakseimbangan ini. Siapa berjibaku dengan siapa, siapa iri dengan siapa, siapa yang berdarah-darah, siapa ditikam siapa, raksasa dengan perut buncit itukah?

Hanya memendam = meredam, sembari melancarkan serangan-serangan kecil sedikit intrik kadang menjadi boomerang dan terburai lagi. Berkali-kali hingga akhirnya berada pada titik kulminasi.

Berjuang, terus berkampanye menyuarakan dalam batin dengan peredam suara exstra super hasil tangan Yang Esa. Hingga waktunya tiba, memantapkan kuda-kuda, berharap menghasilkan super dasyat.

Terjang, hantam, tikam, tinju, tendang, pukul, injak, caci dalam hati.